Postingan

Menampilkan postingan dengan label AprilChallange

Ya Allah...Tunai Sudah Janji Bakti

Gambar
  Prajurit-prajurit terbaik bangsa Pada kapal selam KRI Naggala-402 Sebelum berlayar tunaikan kewajiban Melakukan sholat berjamaah Memohon perlindungan Sebagai bentuk penyerahan diri Pada Allah pemilik semesta Berharap misi akan sukses Dan kembali dengan selamat   Keberangkatanmu diiringi doa Agar selamat dalam misi Walau menghadirkan kesyahduan dan sesak Namun di dada bercampur kebanggaan tiada tara Karena kau pergi demi Negara Wahai prajurit sejatiku   Kami berharap kepulanganmu Dalam keadaan sehat wal’afiat Membawa khabar akan suksesnya misi Kau memang prajurit terbaik   Andaipun takdir menentukan lain Jangan katakan mereka tenggelam Jangan katakan mereka hilang Katakan mereka masih menyelesaikan misi Misi abadi Tunai sudah janji bakti Menuju ketenangan abadi   Kami se Indonesia mendoakanmu Selalu berharap ada mukjizat Doa kami menembus langit Kau kembali dengan selamat Kan kusambut deng...

Untukmu Kartini Masa Kini

Gambar
  Hari ini tanggal berapa ? Masih ingatkah kita akan tanggal bersejarah itu ? tentunya masih ingat dong, tepat hari ini tanggal 21 April 1897 , pahlawan emansipasi kita   ibu Raden Ajeng Kartini dilahirkan, Masya Allah, jika sekarang kita berada di tahun 2021, artinya satu abad yang lalu emansipasi sudah diperjuangkan oleh seorang wanita yang bernama ibu Kartini. Sebagai Kartini muda, kita wajib bersyukur, bukankah sejak saat itu kaum wanita menjadi bebas mengembangkan diri sesuai dengan potensi masing-masing ?.   Momentum berhargaku Di hari Kartini ini sungguh kebahagiaan berlipat-lipat yang penulis rasakan, karena pas bulan ini dalam rangka memperingati hari Kartini   penulis   bersama teman teman hebat pegiat literasi Nusantara akan   melahirkan buku Antologi daaaan itu buku Antologi pertama penulis judulnya “Geliat Perempuan Milenial dalam Narasi”, bagai mimpi tiba-tiba sudah punya karya buku, walaupun sebagai penulis pemula dan   masih bag...

Rusaknya Hutan Banjirpun Melanda Bumi Sumbawa

Gambar
  Rusaknya Hutan Banjirpun Melanda Bumi Sumbawa   Masih sangat jelas dalam ingatan saya dulu hutan di Sumbawa sangat lebat. Saya yang bertempat tinggal dalam kota masih bisa menemui hutan hanya dengan berjalan sekitar 2 kilometer. Saya dan teman-teman seperguruan mengaji , kalau sekarang belajar membaca Al-Quran hamper setiap Minggu bermain ke hutan. Selepas mengaji subuh jika hari libur sekolah kami semua anak didik guru mengaji ada kewajiban mencari kayu bakar ke hutan. Kayu bakar yang diambil adalah ranting kayu yang sudah patah atau kering dengan sendirinya. Setiap anak ditugaskan membawa satu ikat kayu bakar untuk dosetor ke rumah guru ngaji.             Begitulah setiap mendapat tugas mencari kayu bakar kami akan dengan senang hati berangkat ke hutan, tepatnya pinggir hutan di dekat desa. Sepanjang perjalanan kami bersenda gurau sambal menikmati suasana alam yang sejuk dan asri. Ketika kita tiba di pinggir hutan ...